TANJUNG REDEB – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, melaksanakan Reses Masa Sidang III Tahun 2025 di Rumah Dinasnya yang berlokasi di Jalan Milono, Kelurahan Bugis, Kecamatan Tanjung Redeb, Rabu (04/12/2025). Kegiatan reses ini menjadi ajang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.
Dimulai sejak siang hari, warga dari berbagai lapisan masyarakat tampak antusias menghadiri kegiatan tersebut. Halaman rumah dinas dipenuhi tokoh masyarakat, ketua RT, pelaku UMKM, ibu rumah tangga, hingga pemuda yang datang untuk berdialog dan menyampaikan harapan mereka kepada wakil rakyat.

Dalam sesi dialog, masyarakat mengutarakan sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian, seperti perbaikan jalan lingkungan, peningkatan drainase untuk mengatasi banjir, akses air bersih, pembangunan fasilitas kesehatan, serta dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dan usaha kecil.
Menanggapi beragam aspirasi tersebut, Sumadi menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan dicatat dan dimasukkan ke dalam laporan resmi reses untuk dibahas bersama Pemkab Berau.
“Reses Masa Sidang III ini menjadi kesempatan bagi kami untuk benar-benar mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua usulan yang disampaikan tentu akan kami perjuangkan sesuai skala prioritas dan kondisi anggaran daerah,” ujar Sumadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas keaktifan masyarakat yang hadir. Menurutnya, tingginya partisipasi menunjukkan bahwa warga memiliki kepedulian besar terhadap pembangunan daerah.
“Keterlibatan masyarakat adalah kunci. Semakin banyak masukan yang kami terima, semakin kuat dasar kami dalam memperjuangkan pembangunan yang tepat sasaran,” tambahnya.
Kegiatan reses berlangsung hangat dan penuh interaksi hingga menjelang sore hari. Di akhir acara, Sumadi menyampaikan bahwa dirinya berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dengan masyarakat, bahkan di luar agenda reses sekalipun.
Melalui pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun 2025 ini, Sumadi berharap aspirasi masyarakat Tanjung Redeb dapat terakomodasi dan menjadi bagian dari program pembangunan yang membawa manfaat nyata bagi Bumi Batiwakkal.(*)
