TANJUNG REDEB – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, turut hadir dalam Seminar Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi untuk Berau yang Lebih Maju yang resmi dibuka oleh Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, pada Kamis (4/11/2025), di ruang pertemuan Hotel Mercure. Seminar ini digelar dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia 2025.
Kegiatan tersebut juga dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau, sebagai bentuk dukungan kuat terhadap upaya membangun pemerintahan yang bersih, transparan dan bebas dari praktik korupsi.
Dalam sambutannya, Sekda Berau Muhammad Said menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor—pemerintah, legislatif, lembaga pengawasan, hingga masyarakat—untuk benar-benar mewujudkan budaya antikorupsi di Bumi Batiwakkal.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memperkuat sistem pengawasan internal, meningkatkan kualitas aparatur, serta mendorong penerapan tata kelola yang akuntabel di setiap perangkat daerah.
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyambut baik pelaksanaan seminar ini. Menurutnya, keberadaan forum semacam ini mampu memperkuat komitmen bersama, khususnya antara eksekutif dan legislatif, dalam memastikan pelayanan publik berjalan bersih dan profesional.
“Budaya antikorupsi harus dibangun dari kesadaran bersama. Melalui seminar ini, kita semua diingatkan kembali bahwa integritas adalah fondasi utama pembangunan daerah yang maju,” ujarnya dalam kesempatan terpisah.
Sumadi berharap edukasi dan penguatan integritas seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga mampu menciptakan lingkungan birokrasi yang semakin transparan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, Pemkab dan DPRD Berau menegaskan komitmen untuk terus bergerak bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih demi Berau yang lebih maju.(*)
