BIDUK-BIDUK – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat konektivitas wilayah pesisir. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meresmikan Jembatan Sei Bataan, Jembatan Sei Sumbang di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk, serta Dermaga Teluk Sulaiman di Kampung Teluk Sulaiman, Selasa (13/1/2026).
Peresmian ini menjadi tonggak penting pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir selatan Berau, yang selama ini memiliki peran strategis dalam sektor perikanan, transportasi, dan pariwisata.

Dalam sambutannya, Bupati Sri Juniarsih menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar merupakan prioritas utama pemerintah daerah untuk membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Infrastruktur yang kita bangun ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Mulai dari kemudahan akses transportasi, distribusi hasil perikanan, hingga pengembangan potensi pariwisata pesisir,” ujar Sri Juniarsih.
Jembatan Sei Sumbang dibangun dengan anggaran sebesar Rp14,8 miliar, memiliki bentang sepanjang 40 meter dengan lebar efektif 3,50 meter. Jembatan ini menggunakan konstruksi rangka baja girder custom dan termasuk dalam kelas jembatan tipe C. Menariknya, desain jembatan dibuat menyerupai Kelomang, simbol khas pesisir yang melambangkan ketangguhan, kemampuan beradaptasi, serta kearifan lokal masyarakat yang hidup selaras dengan alam.
Sementara itu, Jembatan Sei Bataan dibangun dengan anggaran Rp23,1 miliar, memiliki bentang 55 meter dan lebar efektif 7 meter. Menggunakan konstruksi rangka baja tipe truss bridge dengan kelas jembatan tipe B, jembatan ini dirancang untuk menunjang arus lalu lintas dan aktivitas transportasi masyarakat secara lebih optimal.
Tak hanya jembatan, Bupati juga meresmikan Dermaga Teluk Sulaiman yang dibangun dengan total anggaran mencapai Rp54,3 miliar. Pembangunan dermaga ini dilakukan secara bertahap dalam empat tahap sejak tahun 2020 hingga 2025.
Ke depan, dermaga tersebut dirancang mampu disandari kapal Ro-Ro (Roll-on/Roll-off), sehingga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas transportasi laut, memperlancar distribusi logistik, serta menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan pariwisata kawasan pesisir Berau.
Pemerintah Kabupaten Berau berharap seluruh infrastruktur yang telah diresmikan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dijaga bersama oleh masyarakat demi keberlanjutan pembangunan daerah.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, Plt Camat Biduk-Biduk, tokoh masyarakat, dan warga setempat yang menyambut antusias hadirnya infrastruktur baru tersebut.(*)
Source Foto Prokopim Berau
