MAKASSAR – Dilansir dari CNN Indonesia, sebuah pesawat jenis ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport yang melayani rute Yogyakarta–Makassar dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1) siang. Pesawat tersebut dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.
Menurut informasi sementara, pesawat kehilangan komunikasi sekitar pukul 13.17 WITA di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Titik terakhir pesawat diketahui berada di sekitar kawasan Leang-leang, berdasarkan koordinat yang diterima dari AirNav Indonesia.
Kepala Bidang Operasi SAR Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan tim SAR telah bergerak menuju lokasi setelah menerima titik koordinat dari AirNav.
“Saat ini, kami telah menuju ke lokasi setelah diberikan titik koordinasi dari AirNav, di sekitaran Leang-leang, Kabupaten Maros,” ujar Andi Sultan seperti dikutip CNN Indonesia.
Ia menjelaskan, tiga tim SAR gabungan telah diterjunkan untuk melakukan pencarian. Total personel yang terlibat dalam operasi tersebut mencapai sekitar 25 orang.
“Total ada tiga tim yang bergerak, jumlah personel kurang lebih 25 orang,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya membenarkan adanya laporan terkait pesawat yang hilang kontak di wilayah tersebut. Namun, pihak kepolisian masih melakukan verifikasi lebih lanjut.
“Iya benar, informasinya demikian, tapi kami masih memastikan dulu,” kata Douglas.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Belum ada informasi resmi terkait kondisi pesawat maupun jumlah penumpang yang berada di dalamnya.(*)
