TANJUNG REDEB – Direktur Utama RSUD dr Abdul Rivai, dr Jusram, menegaskan komitmen manajemen rumah sakit dalam menindaklanjuti hasil inspeksi mendadak (sidak) Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang dilakukan pada Sabtu (24/1).
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah berjalan optimal di tengah keluhan masyarakat.Menurut dr Jusram, terdapat tiga poin utama yang menjadi perhatian Bupati Berau saat melakukan sidak.

Sidak Bupati Berau ke RSUD dr Abdul Rivai Sabtu (24/01).Sumber Foto: Instagram Prokopim Berau
Pertama, rumah sakit diminta menjamin ketersediaan obat-obatan sebagai prasyarat utama keberlangsungan pelayanan kesehatan. Untuk itu, pihak RSUD dr Abdul Rivai segera melakukan mitigasi risiko dan pembahasan teknis bersama tim pelaksana di lapangan agar sistem pengadaan dan distribusi obat dapat berjalan lebih terkendali.
Kedua, Bupati Berau memastikan kesiapan Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru, khususnya terkait perlindungan privasi pasien. dr Jusram menegaskan bahwa pemasangan sekat di IGD baru telah selesai dilaksanakan pada akhir tahun lalu dan saat ini fasilitas tersebut telah digunakan sesuai standar pelayanan.
Ketiga, pengelolaan aset rumah sakit turut menjadi sorotan dalam sidak tersebut. Aset yang sudah tidak terpakai diminta untuk diproses penghapusannya sesuai regulasi agar ruang dapat dimanfaatkan kembali secara optimal.
Terkait hal ini, manajemen RSUD dr Abdul Rivai telah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Berau guna mempercepat proses tersebut.
“Kami segera menindaklanjuti arahan Ibu Bupati sebagai pemilik rumah sakit. Harapannya, pada Februari seluruh langkah perbaikan ini sudah dapat terkendali dan terlaksana,” ujar dr Jusram.
Ia menambahkan, tindak lanjut tersebut merupakan bagian dari upaya pembenahan tata kelola rumah sakit agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin profesional, efektif, dan berkelanjutan.(*)
