Kajati Kaltim Lantik Empat Pejabat Baru, Kajari Berau dan Samarinda Berganti

SAMARINDA – Mutasi dan promosi jabatan kembali bergulir di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim). Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Supardi melantik empat pejabat baru yang akan mengisi posisi strategis di jajaran Kejaksaan Negeri dan Kejati Kaltim.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut digelar di Aula Kejati Kaltim, Samarinda, Senin (9/3/2026).

Empat pejabat yang dilantik yakni Gusti Hamdani, S.H., M.H., Haedar, S.H., M.H., Reopan Saragih, S.H., M.H., dan Tutuko Wahyu Minulyo, S.H., M.H.

Dalam mutasi tersebut, Gusti Hamdani yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Berau dipercaya mengemban tugas baru sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kalimantan Timur.

Sementara itu, posisi Kajari Samarinda kini diisi oleh Haedar, yang sebelumnya menjabat sebagai Aspidsus Kejati Kaltim. Ia menggantikan Firmansyah Subhan yang mendapat penugasan baru sebagai Jaksa Ahli Madya di Kejati Kalimantan Timur.

Pergantian juga terjadi di Kejaksaan Negeri Berau. Jabatan kepala kejaksaan negeri tersebut kini diemban oleh Reopan Saragih, yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Kutai Timur.Sedangkan posisi Kajari Kutai Timur selanjutnya dipercayakan kepada Tutuko Wahyu Minulyo, yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Riau.

Dalam sambutannya, Kajati Kaltim Supardi menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.Ia menegaskan bahwa promosi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kinerja institusi.

“Penempatan dan alih tugas pejabat di lingkungan Kejaksaan merupakan kebijakan organisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, seiring perkembangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Supardi.

Ia juga mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Jabatan adalah amanah. Jangan sampai membuat kita sombong, tetapi justru harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih rendah hati dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Kajati Kaltim juga meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi di tempat tugas masing-masing serta mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan hukum secara cepat dan tepat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang produktif, inovatif, transparan, dan akuntabel, dengan tetap menjaga integritas serta menjauhi segala bentuk penyimpangan.

“Wujudkan penegakan hukum yang adil, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Kejati Kaltim Nur Asiah, para asisten di lingkungan Kejati Kaltim, para kepala kejaksaan negeri se-Kalimantan Timur, para koordinator, pejabat struktural, serta anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini wilayah Kaltim.

Kajati berharap para pejabat yang dilantik mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi sehingga penegakan hukum yang dilakukan Kejaksaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!