Berau – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menghadiri kegiatan Pemanenan dan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di lahan PT. SSD (Satu Sembilan Delapan), RT 05 Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Berau, Gamalis, unsur TNI-Polri, perwakilan pemerintah daerah, manajemen perusahaan, kelompok tani, serta tamu undangan dengan total peserta sekitar 50 orang.
Dalam kesempatan tersebut, Sumadi menilai kegiatan panen dan penanaman jagung serentak ini sebagai wujud nyata kerja bersama lintas sektor dalam menjaga ketersediaan pangan daerah. Ia menegaskan bahwa DPRD Berau mendukung penuh program pertanian produktif yang melibatkan masyarakat dan sektor swasta.
“Program seperti ini harus terus didorong karena bukan hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi bagi petani lokal. Sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan,” ujar Sumadi.
Sementara itu, Wakil Bupati Berau Gamalis menyampaikan bahwa keterlibatan pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk mendukung upaya peningkatan produksi pertanian di Berau. Ia mengapresiasi peran Polres Berau dan pihak perusahaan yang telah memanfaatkan lahan secara produktif melalui budidaya jagung.
“Pemerintah Kabupaten Berau akan terus mendorong kolaborasi antara aparat, dunia usaha, dan petani agar sektor pertanian semakin berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan pangan secara berkelanjutan,” kata Gamalis.
Mewakili Kapolres Berau, Kabag SDM Polres Berau Kompol Herman menjelaskan bahwa kegiatan panen dan tanam jagung ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung swasembada pangan, khususnya komoditas jagung.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemanenan jagung pada lahan seluas 2 hektare dengan estimasi hasil sekitar 1 ton jagung setelah proses pemipilan dan pengeringan. Selain panen, dilakukan pula penanaman jagung baru pada lahan seluas 2 hektare, dengan estimasi waktu penanaman selama tiga hari.(*)
