Sambaliung, Berau – Upaya peningkatan keselamatan infrastruktur vital di Kabupaten Berau kembali membuahkan hasil. Pembangunan struktur fender Jembatan Sambaliung resmi rampung 100 persen dan selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Proyek ini menjadi langkah strategis untuk melindungi tiang utama Jembatan Sambaliung dari risiko benturan kapal yang kerap terjadi di alur sungai. Fender berfungsi sebagai sistem pengaman tambahan yang mampu meredam dampak tabrakan, sekaligus menjaga keandalan struktur jembatan dalam jangka panjang.


Pekerjaan fender tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) Provinsi Kalimantan Timur bersama mitra pelaksana, dengan proses pengerjaan yang berlangsung selama beberapa bulan di lapangan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Nyoman Suardika, memastikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan telah diselesaikan sesuai perencanaan dan memenuhi standar teknis keselamatan konstruksi. Termasuk di antaranya pemasangan pipa baja pelindung di sisi hulu dan hilir pilar jembatan.
“Alhamdulillah, pembangunan fender Jembatan Sambaliung telah rampung sepenuhnya. Dengan adanya fender ini, struktur jembatan kini memiliki perlindungan tambahan yang kuat terhadap benturan kapal,” ujar Nyoman dalam keterangannya saat dikonfirmasi Senin (26/01).

Dengan selesainya proyek fender ini, diharapkan keselamatan pengguna jalan serta ketahanan Jembatan Sambaliung semakin meningkat. Jembatan ini merupakan jalur penghubung utama antarwilayah di Kabupaten Berau yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Rampungnya proyek ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan memperkuat infrastruktur strategis demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.(*)
