Jelang Ramadhan : PLTS Mati, Warga Teluk Sumbang Terpaksa Beraktivitas Tanpa Listrik

Teluk Sumbang – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, masyarakat Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, mengeluhkan padamnya aliran listrik di wilayah mereka. Hingga Kamis malam (12/02/2026), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang menjadi sumber listrik utama kampung tersebut dilaporkan sudah hampir tiga minggu mengalami kerusakan.

Kondisi ini menyebabkan Kampung Teluk Sumbang gelap gulita saat malam hari. Aktivitas masyarakat menjadi terganggu, terlebih menjelang Ramadhan yang biasanya diisi dengan berbagai kegiatan ibadah pada malam hari.

Seorang warga Kampung Teluk Sumbang menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Berau segera turun tangan mengatasi persoalan tersebut.

“Apalagi saat ini kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Kami sangat berharap ada perhatian dan langkah cepat dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Diketahui, sumber tenaga listrik di kampung pesisir selatan Berau ini berasal dari PLTS. Kerusakan yang terjadi saat ini membuat warga tidak dapat melakukan perbaikan secara mandiri karena pengelolaan dan kewenangan PLTS bukan berada di tangan masyarakat.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Berau melalui instansi terkait dapat segera melakukan peninjauan lapangan serta percepatan perbaikan. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Berau diharapkan dapat menyampaikan persoalan ini kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) agar ada langkah penanganan dan tanggung jawab yang jelas terhadap pengelolaan PLTS tersebut.

Warga berharap ada langkah konkret agar pasokan listrik kembali normal sebelum Ramadhan tiba, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya untuk menunjang aktivitas ibadah dan kegiatan ekonomi.

Jika dibiarkan berlarut, kondisi ini dikhawatirkan akan semakin menyulitkan masyarakat Teluk Sumbang yang berada di wilayah paling ujung pesisir selatan Kabupaten Berau.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!