TANJUNG REDEB – Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam membenahi infrastruktur perkotaan kembali ditegaskan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), anggaran sebesar Rp10,9 miliar disiapkan untuk program rehabilitasi dan overlay (pelapisan ulang) pada beberapa ruas jalan dalam kota pada tahun 2026.
Ruas Jalan Mangga 3 di Kecamatan Tanjung Redeb menjadi prioritas utama. Kondisi jalan yang mengalami gelombang, retak, hingga lubang di sejumlah titik dinilai sudah memerlukan penanganan permanen, bukan sekadar tambal sulam.

Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, menjelaskan bahwa overlay dipilih agar kualitas jalan lebih tahan lama dan nyaman dilalui masyarakat.
“Anggaran Rp10,9 miliar ini difokuskan untuk rehabilitasi jalan dalam kota. Mangga 3 menjadi prioritas karena tingkat kerusakannya cukup tinggi dan sering dikeluhkan pengguna jalan,” ujarnya.
Dari Tambal Sulam ke Penanganan Permanen
Sebelumnya, DPUPR telah melakukan penanganan sementara menggunakan aspal dingin di beberapa titik guna mengurangi risiko kecelakaan dan memperlancar arus lalu lintas. Namun, metode tersebut bersifat sementara.
“Tambal sulam hanya solusi jangka pendek. Untuk hasil maksimal dan daya tahan lebih lama, diperlukan overlay,” jelas Junaidi.
Proses saat ini masih dalam tahap perencanaan dan ditargetkan masuk tahap lelang dalam waktu dekat. Jika berjalan sesuai jadwal, pekerjaan fisik akan dilaksanakan sekitar bulan Mei 2026 ini
Selain Mangga 3, pemerintah daerah juga menargetkan anggaran yang tersedia dapat mencukupi untuk perbaikan di kawasan Jalan Pulau Derawan atau yang dikenal masyarakat sebagai Tepian Teratai, Jalan H Isa 2, Jalan Murjani 3 serta Jalan Manunggal yang juga mengalami kerusakan di sejumlah titik.


Kawasan tersebut merupakan akses vital masyarakat, baik untuk aktivitas harian maupun penunjang kegiatan ekonomi di pusat kota.
Perbaikan jalan perkotaan dinilai memiliki dampak strategis, tidak hanya terhadap kenyamanan berkendara, tetapi juga terhadap kelancaran distribusi barang dan jasa.
Dengan program overlay ini, DPUPR Berau menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur jalan dalam kota yang lebih representatif, aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Harapannya pekerjaan bisa segera terlaksana dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tutupnya.(*)
