Ribuan Botol Miras Dimusnahkan, Bupati Berau Apresiasi Operasi Pekat Mahakam 2026

Pemusnahan tersebut merupakan tindak lanjut dari Operasi Pekat Mahakam 2026 yang berlangsung sejak 18 Februari hingga 10 Maret 2026. Dalam operasi itu, aparat kepolisian berhasil mengamankan sebanyak 1.587 botol minuman keras dari berbagai merek yang beredar di sejumlah wilayah di Kabupaten Berau.

Ribuan botol minuman beralkohol tersebut merupakan hasil penindakan yang dilakukan oleh 11 polsek jajaran bersama Satuan Samapta Polres Berau selama operasi penertiban terhadap peredaran minuman keras ilegal.

Proses pemusnahan dilakukan secara simbolis dengan disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepolisian, serta sejumlah pejabat daerah. Barang bukti tersebut dihancurkan sebagai bentuk komitmen aparat dalam menekan peredaran minuman keras ilegal yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas upaya penegakan hukum yang dilakukan melalui Operasi Pekat Mahakam.

Menurutnya, langkah penindakan terhadap peredaran minuman keras ilegal menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang lebih tertib bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Berau tentu sangat mendukung upaya yang dilakukan oleh kepolisian dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal. Hal ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat perlu terus diperkuat guna mencegah berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk peredaran minuman keras yang tidak terkendali.

“Dengan kerja sama yang baik, kita berharap situasi keamanan dan ketertiban di Berau tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

Pemusnahan barang bukti tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian upaya aparat dalam menjaga kondusivitas wilayah menjelang Ramadan dan Idulfitri, sekaligus memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran minuman keras ilegal.


BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menghadiri pemusnahan barang bukti minuman beralkohol hasil Operasi Pekat Mahakam 2026 di halaman Polres Berau, Rabu (12/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan usai apel gelar pasukan pengamanan Idulfitri yang sebelumnya digelar di lokasi yang sama.

Pemusnahan tersebut merupakan tindak lanjut dari Operasi Pekat Mahakam 2026 yang berlangsung sejak 18 Februari hingga 10 Maret 2026. Dalam operasi itu, aparat kepolisian berhasil mengamankan sebanyak 1.587 botol minuman keras dari berbagai merek yang beredar di sejumlah wilayah di Kabupaten Berau.

Ribuan botol minuman beralkohol tersebut merupakan hasil penindakan yang dilakukan oleh 11 polsek jajaran bersama Satuan Samapta Polres Berau selama operasi penertiban terhadap peredaran minuman keras ilegal.

Proses pemusnahan dilakukan secara simbolis dengan disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepolisian, serta sejumlah pejabat daerah. Barang bukti tersebut dihancurkan sebagai bentuk komitmen aparat dalam menekan peredaran minuman keras ilegal yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas upaya penegakan hukum yang dilakukan melalui Operasi Pekat Mahakam.

Menurutnya, langkah penindakan terhadap peredaran minuman keras ilegal menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang lebih tertib bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Berau tentu sangat mendukung upaya yang dilakukan oleh kepolisian dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal. Hal ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat perlu terus diperkuat guna mencegah berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk peredaran minuman keras yang tidak terkendali.

“Dengan kerja sama yang baik, kita berharap situasi keamanan dan ketertiban di Berau tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

Pemusnahan barang bukti tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian upaya aparat dalam menjaga kondusivitas wilayah menjelang Ramadan dan Idulfitri, sekaligus memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran minuman keras ilegal.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!