BERAU – Kehadiran dokter spesialis jantung putra daerah di Kabupaten Berau menjadi harapan baru bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah ASN Berau, dr. Rudini, kini resmi bertugas di RSUD Abdul Rivai dengan membawa semangat besar untuk memperkuat layanan kesehatan jantung di Bumi Batiwakkal.
Lahir dan besar di Berau, dr. Rudini menempuh pendidikan dokter umum di Universitas Brawijaya sebelum melanjutkan pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah di Universitas Indonesia.
Selama masa pendidikan, ia bertugas di Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita dan berbagai rumah sakit pendidikan jejaring lainnya. Pengalaman tersebut membentuk kemampuannya dalam menangani berbagai kasus penyakit jantung dan pembuluh darah, mulai dari kasus ringan hingga kompleks.
Tak hanya itu, dr. Rudini juga menorehkan sejumlah prestasi nasional di bidang kedokteran, di antaranya meraih penghargaan The Best Case Report pada ajang 6th ISCI Meeting 2025 di Jakarta, Juara 2 lomba echocardiography 2025, serta peringkat kedua nilai ujian tulis kompetensi nasional Program Studi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah tahun 2025.
“Sebagai putra daerah sekaligus ASN, saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut meningkatkan pelayanan kesehatan jantung di Kabupaten Berau agar masyarakat tidak selalu harus dirujuk jauh ke luar daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, fokus pelayanan yang diberikan bukan hanya sebatas pengobatan, tetapi juga edukasi, pencegahan, rehabilitasi jantung, hingga peningkatan kualitas hidup pasien.
Menurutnya, penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Karena itu, edukasi dan deteksi dini menjadi langkah penting yang harus terus digencarkan kepada masyarakat.
“Saya dan seluruh tim pelayanan medis RSUD Abdul Rivai akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan mulai dari penanganan pasien gawat darurat jantung, rawat jalan, pemeriksaan penunjang hingga rehabilitasi jantung,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat, mengontrol tekanan darah, diabetes, kolesterol, berhenti merokok, serta rutin berolahraga guna mencegah penyakit jantung sejak dini.
Di sisi lain, dr. Rudini mengakui tantangan pelayanan kesehatan jantung di daerah masih cukup besar, terutama luas wilayah Berau dan keterbatasan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.
“Tidak sedikit pasien datang dalam kondisi sudah terlambat karena keterbatasan akses, jarak, atau kurangnya kesadaran terhadap gejala penyakit jantung,” ungkapnya.
Meski demikian, ia optimistis pelayanan jantung di RSUD Abdul Rivai akan terus berkembang. Saat ini masyarakat sudah dapat memperoleh layanan konsultasi spesialis jantung, pemeriksaan EKG, echocardiography, hingga penanganan awal kasus kegawatdaruratan jantung.
Ke depan, dirinya berharap fasilitas pelayanan jantung di Berau dapat semakin lengkap dan modern sehingga masyarakat bisa memperoleh pelayanan berkualitas tanpa harus keluar daerah.
“Tujuan utama kami sederhana, masyarakat Berau dapat memperoleh pelayanan jantung yang cepat, aman, berkualitas, dan dekat dengan tempat tinggal mereka sendiri,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Abdul Rivai, dr. Jusram, turut menyampaikan dukungannya terhadap hadirnya dokter spesialis putra daerah yang kembali mengabdi di Berau.
“Sebagai direktur RSUD saat ini, kami sangat mendukung putra daerah yang ingin mengembangkan ilmunya khususnya di bidang kedokteran dan berniat untuk memajukan daerah kelahirannya,” ujarnya.
Ia berharap langkah tersebut dapat berjalan seiring dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Berau.
“Semoga hal ini bisa sejalan dan mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah,” tandasnya.(*)
