Mayat Laki-Laki Ditemukan di Lahan Perkebunan di Km 18 Sambaliung

BERAU — Seorang pria ditemukan meninggal dunia di sebuah lahan di Km 18 Jalan Sawit Mandiri, RT 005, Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.

Korban diketahui bernama Arjo Sadiman (69), warga RT 012 Kampung Sukan Tengah, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Jenazah ditemukan dalam kondisi telah mengalami perubahan fisik dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Kasi Humas Polres Berau AKP Suradi mengatakan, penemuan bermula ketika seorang warga bernama Suhartang sedang melakukan pengukuran lahan di sekitar lokasi dengan membawa anjing.

Saat berada di sekitar lahan milik Mahmud Marzuki, anjing tersebut tiba-tiba menggonggong dan berlari menuju area lahan. Suhartang kemudian mendatangi lokasi dan menemukan jenazah seorang laki-laki.

“Setelah menemukan jenazah, saksi kemudian menginformasikan kepada pemilik lahan. Dari pengecekan di lokasi, korban diketahui merupakan Arjo Sadiman,” ujar AKP Suradi.

Informasi tersebut selanjutnya dilaporkan kepada personel Pospol Labana dan Polsek Sambaliung untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya diketahui bekerja menggarap lahan milik Mahmud Marzuki pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Setelah itu, korban tidak diketahui kembali keluar dari kawasan lahan tersebut.

Personel Unit Reskrim Polsek Sambaliung bersama Unit Ur Identifikasi Polres Berau dan Piket Unit Reskrim Polres Berau kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah.

Di sekitar lokasi, petugas turut menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya satu karung, satu bilah parang, satu botol air mineral, dan satu botol Freshcare.

Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RS Abdul Rivai untuk menjalani pemeriksaan medis dan proses Visum et Repertum. Kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Polres Berau juga berkoordinasi dengan pengurus Paguyuban IKAPAKARTI terkait proses pemulasaraan jenazah.

AKP Suradi menegaskan, informasi mengenai penyebab kematian belum dapat disimpulkan sebelum hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian selesai dilakukan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!