BERAU – Komitmen Polri dalam memastikan program prioritas nasional berjalan efektif hingga tingkat daerah terus diperkuat. Hal itu terlihat dari kunjungan Tim Supervisi Asta Cita Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Timur ke Kabupaten Berau, Senin (15/6/2026).
Tim yang dipimpin Kombes Pol Yudhi Suhariyadi bersama AKP Adhiyaksa dan Brigpol Jemni Jumli melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap sejumlah program strategis yang menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Kedatangan tim disambut Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto beserta jajaran. Dalam kegiatan tersebut, Tim Supervisi melakukan pengecekan langsung terhadap pelaksanaan program yang telah dijalankan Polres Berau bersama berbagai pemangku kepentingan di daerah.

Kombes Pol Yudhi Suhariyadi menjelaskan bahwa kegiatan supervisi bertujuan memastikan seluruh program prioritas yang mendukung pembangunan nasional dapat berjalan sesuai sasaran, tepat manfaat, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Supervisi ini bukan hanya sebatas evaluasi administrasi, tetapi juga melihat secara langsung implementasi program di lapangan. Kami ingin memastikan setiap program yang menjadi prioritas Polri benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat serta mendukung agenda pembangunan nasional,” ujarnya.
Dalam sesi paparan, Tim Supervisi menerima penjelasan mengenai penerapan konsep Pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program-program strategis di Kabupaten Berau.

Tim kemudian melaksanakan peninjauan lapangan dengan meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan kawasan permukiman warga di Kecamatan Gunung Tabur. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan konektivitas masyarakat dan penguatan aktivitas ekonomi lokal.
Selain meresmikan jembatan, Tim Supervisi juga meninjau pelaksanaan program bedah rumah yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan.
Agenda berikutnya berlanjut ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Berau. Di lokasi tersebut, tim melakukan evaluasi terhadap kesiapan sarana dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Tim juga mengikuti Zoom Meeting bersama Mabes Polri terkait penilaian Lomba SPPG Tingkat Nasional sekaligus memastikan kesiapan satuan dalam mendukung keberlanjutan program pemenuhan gizi masyarakat.
Tidak hanya fokus pada sektor infrastruktur dan kesehatan, Tim Supervisi Asta Cita Itwasda Polda Kaltim turut meninjau kawasan Industrial Farming Polres Berau di Kampung Sei Bebanir Bangun. Di lokasi tersebut, tim bersama stakeholder terkait melaksanakan panen jagung sekaligus melihat perkembangan program pertanian terpadu yang mendukung ketahanan pangan nasional.
Menurut Kombes Pol Yudhi Suhariyadi, ketahanan pangan menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas nasional.
“Program ketahanan pangan harus terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pihak. Apa yang dilakukan di Berau menunjukkan adanya sinergi yang baik antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung swasembada pangan,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Supervisi Asta Cita Itwasda Polda Kaltim yang memberikan evaluasi sekaligus masukan terhadap pelaksanaan berbagai program prioritas.
“Arahan dan evaluasi yang diberikan menjadi bahan perbaikan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program di lapangan. Kami berkomitmen mendukung seluruh kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan supervisi tersebut, Itwasda Polda Kalimantan Timur berharap seluruh program yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden dapat berjalan optimal, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat hingga ke tingkat daerah.(*)
Editor : DM
