MARATUA – Setelah berlangsung selama lima hari penuh dengan berbagai kegiatan seni, budaya, musik, promosi wisata, hingga aksi peduli lingkungan, Maratua Music Festival (M2F) 2026 resmi ditutup pada Sabtu malam (04/07/2026) di Pulau Maratua, Kabupaten Berau.
Acara penutupan berlangsung meriah dan dihadiri masyarakat, wisatawan, pelaku usaha pariwisata, komunitas kreatif, serta tamu undangan yang sejak awal turut memeriahkan festival tahunan tersebut.
Suasana haru dan bangga terasa saat rangkaian Closing Ceremony digelar sebagai penanda berakhirnya salah satu agenda pariwisata terbesar di Kabupaten Berau.

Sebelum penutupan resmi, pengunjung disuguhkan berbagai penampilan menarik mulai dari talenta lokal, pengundian doorprize, pengumuman pemenang lomba fotografi, hingga penampilan spesial penyanyi nasional Stevan Pasaribu yang sukses menghibur ribuan penonton yang memadati lokasi acara.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Yudha Budi Santosa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Maratua Music Festival 2026.

Menurutnya, festival ini menjadi salah satu sarana efektif dalam memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif yang dimiliki Kabupaten Berau kepada masyarakat luas.
“Maratua Music Festival bukan hanya sebuah pertunjukan hiburan, tetapi juga menjadi wadah promosi pariwisata, budaya, serta pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Berau, khususnya Pulau Maratua,” ujarnya.
Direktur Mata Sanggam Production, Morten, turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Maratua, pemerintah daerah, pelaku wisata, sponsor, serta semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan M2F 2026.
Menurutnya, keberhasilan festival ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama berbagai pihak yang memiliki tujuan sama untuk memajukan pariwisata Berau melalui kegiatan yang kreatif, edukatif, dan menghibur.
“Kami sangat bersyukur seluruh rangkaian kegiatan M2F 2026 dapat berjalan dengan baik. Tidak hanya menghadirkan hiburan, festival ini juga membawa pesan budaya, promosi wisata, serta kepedulian terhadap lingkungan. Semoga apa yang telah dilakukan bersama dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan semakin memperkenalkan Maratua ke tingkat yang lebih luas,” ungkap Morten.
Selama pelaksanaannya, Maratua Music Festival 2026 menghadirkan berbagai kegiatan mulai dari pertunjukan seni budaya, penampilan musisi lokal dan nasional, promosi UMKM, aktivitas wisata, hingga aksi peduli lingkungan berupa bersih pantai, penanaman pohon, dan pelepasan tukik.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan tahun ini, Maratua Music Festival kembali membuktikan diri sebagai salah satu event unggulan Kabupaten Berau yang mampu memadukan hiburan, budaya, pariwisata, dan pelestarian lingkungan dalam satu momentum yang berkesan.Sampai berjumpa di Maratua Music Festival 2027.(*)
