BERAU — Seorang pria ditemukan meninggal dunia di area pembibitan sawit milik warga di RT 06, Kampung Bukit Makmur, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Jumat (21/8/2026) pagi.
Kasi Humas Polres Berau AKP Suradi membenarkan adanya kejadian tersebut. Korban diketahui bernama Mohammad Solikin Selamet Agung Nugroho, laki-laki, kelahiran Grobogan, 11 Agustus 2001.
Korban diketahui bekerja sebagai buruh harian di pembibitan sawit milik Irawan dan tinggal di mess milik Irawan di Kampung Bukit Makmur.
Korban pertama kali ditemukan oleh Yogi Wiranata sekitar pukul 06.30 WITA saat hendak berangkat bekerja. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tubuh mengarah ke tanah di area pembibitan sawit.
Melihat kejadian tersebut, Yogi kemudian menghubungi Irawan selaku pemilik kebun dan pembibitan untuk memberitahukan penemuan tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 19.00 WITA. Saat itu korban meninggalkan mess dengan mengendarai sepeda motor Honda CRF miliknya.
Setelah itu, korban tidak dapat dihubungi.Pada Selasa (18/8/2026), korban sempat mengirimkan pesan suara kepada seseorang bernama Hosing.
Namun setelah itu nomor telepon korban kembali tidak dapat dihubungi.Upaya pencarian kemudian dilakukan pada Rabu dan Kamis (19–20/8/2026). Arif mencari korban di sekitar Kampung Bukit Makmur hingga ke arah Labanan, namun korban belum ditemukan.
Dari lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya satu buah tas, satu unit telepon seluler Redmi, satu tali berwarna cokelat sepanjang sekitar 190 sentimeter, satu tali berwarna biru sepanjang sekitar 130 sentimeter, satu botol Teh Pucuk, serta satu dompet yang berisi identitas korban, KTP, STNK dan uang tunai Rp133 ribu.
Petugas juga menemukan satu bungkus rokok dan dua korek api gas.Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Abdul Rivai untuk menjalani pemeriksaan visum.
Berdasarkan informasi sementara hasil pemeriksaan, ditemukan tali nilon berwarna biru yang melilit bagian leher korban.
Dalam olah tempat kejadian perkara, petugas juga menemukan tali nilon yang terikat pada rangka pondok di lokasi korban ditemukan.Dari keterangan sejumlah saksi, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
AKP Suradi mengatakan, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara gantung diri. Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian dan rangkaian kejadian tersebut.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari Irawan selaku pihak yang mempekerjakan korban, jenazah rencananya akan dipulangkan ke kampung halaman korban di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.(*)
