SAMBALIUNG — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, terus diperkuat melalui sinergitas lintas sektor. Koramil 0902-05 Sambaliung, Polsek Sambaliung, TNI AL, Muspika Kecamatan Sambaliung, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Sambaliung dan PT Berau Coal menggelar apel gabungan yang dilanjutkan dengan patroli bersama, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mengantisipasi potensi Karhutla di wilayah Kecamatan Sambaliung.
Apel gabungan dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dan memastikan kesiapan personel sebelum turun melakukan patroli. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar setiap potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.
Usai apel, personel gabungan menyisir sejumlah wilayah yang dinilai berpotensi terjadi Karhutla. Selain memantau kondisi lingkungan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Danramil 0902-05 Sambaliung, Kapten Arm Rudi Cahyono, mengatakan sinergitas antarinstansi menjadi salah satu kunci dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya dalam menghadapi potensi kebakaran sejak dini.
“Kegiatan apel gabungan dan patroli bersama ini merupakan bentuk sinergitas Koramil 0902-05 Sambaliung, Polsek Sambaliung, TNI AL, Muspika dan Damkar Sambaliung. Dengan adanya koordinasi dan kerja sama yang baik, kita dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan penanganan secara cepat apabila ditemukan potensi maupun kejadian Karhutla,” ujar Kapten Arm Rudi Cahyono.
Menurutnya, pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.Karena itu, patroli dan pemantauan wilayah akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.
“Yang paling utama adalah pencegahan. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api,” tegasnya.
Melalui apel dan patroli gabungan tersebut, Koramil 0902-05 Sambaliung bersama Polsek Sambaliung, TNI AL, Muspika, dan Damkar Sambaliung menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam mencegah maupun menangani Karhutla.
Sinergi lintas sektor diharapkan tidak hanya mampu mempercepat respons apabila terjadi kebakaran, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga risiko Karhutla di wilayah Sambaliung dapat ditekan semaksimal mungkin.(*)
