Revitalisasi Jembatan Merah Putih Kelay, Akses Warga Sido Bangen Kini Lebih Aman

BERAU – Revitalisasi Jembatan Merah Putih Kelay di Kampung Sido Bangen langsung meningkatkan akses masyarakat. Kegiatan ini melibatkan Polsek Kelay bersama warga pada Kamis (9/4/2026).

Sejak pagi, aparat kepolisian, pemerintah kampung, dan masyarakat bergerak bersama. Mereka bekerja hingga sore hari. Selain itu, mereka membagi tugas agar proses perbaikan berjalan cepat dan efektif. Dengan demikian, pekerjaan selesai tepat waktu.

Revitalisasi Jembatan Merah Putih Kelay Percepat Mobilitas Warga

Tim langsung mengganti kayu balok dan papan ulin yang sudah rusak. Selanjutnya, mereka mengecat ulang seluruh bagian jembatan. Setelah itu, tim memasang plang Jembatan Merah Putih agar identitasnya jelas.

Jembatan ini memegang peran penting bagi warga. Setiap hari, masyarakat melintasi jalur ini untuk bekerja dan bersekolah. Oleh karena itu, perbaikan ini langsung memberi dampak nyata.

Kapolsek Kelay, AKP Sukhidin, menegaskan pentingnya kerja sama dalam kegiatan ini. Ia juga mengajak warga untuk menjaga hasil perbaikan.

“Kami mengerjakan ini bersama masyarakat. Karena itu, kami berharap warga ikut merawat jembatan ini,” ujarnya.

Gotong Royong Dorong Revitalisasi Jembatan Lebih Cepat

Sementara itu, Kepala Kampung Sido Bangen, Agustinus Jalung, mengapresiasi kekompakan semua pihak. Ia menilai kerja sama seperti ini mempercepat pembangunan di kampung.

Selain itu, Ketua RT 4 Yansen menyampaikan hal serupa. Ia menegaskan warga siap menjaga jembatan agar tetap aman digunakan.

“Kami akan menjaga jembatan ini bersama. Jadi, manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Revitalisasi Jembatan Merah Putih Kelay Perkuat Ekonomi Warga

Kini, warga merasakan perubahan yang jelas. Jembatan menjadi lebih aman dan nyaman. Akibatnya, aktivitas masyarakat berjalan lebih lancar.

Di sisi lain, perbaikan ini juga membantu kelancaran distribusi hasil usaha warga. Dengan begitu, kegiatan ekonomi ikut terdorong.

Lebih jauh lagi, kegiatan ini mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Bahkan, semangat gotong royong kembali tumbuh di lingkungan kampung.

Ke depan, warga berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Dengan kolaborasi yang kuat, pembangunan kampung dapat berjalan lebih cepat dan merata.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!