Seno Aji Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum IPSI Kaltim 2026–2030, Bidik Dominasi Medali PON XXII

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Timur masa bakti 2026–2030. Seno Aji terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) X IPSI Kaltim yang digelar di Samarinda.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Musorprov IPSI Kaltim, Ego Arifin, mengatakan Seno Aji menjadi satu-satunya calon yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi hingga penutupan masa pendaftaran.

Sebelumnya, bursa pemilihan Ketua Umum IPSI Kaltim sempat diwarnai munculnya tiga nama, yakni Andi Harun, Rendi Solihin, dan Seno Aji. Namun, Andi Harun memutuskan tidak mengambil formulir pendaftaran, sementara Rendi Solihin tidak mengembalikan formulir hingga batas waktu yang telah ditetapkan.

“Karena hingga akhir pendaftaran hanya ada satu calon resmi dengan berkas lengkap dan valid, maka seluruh pemilik hak suara sepakat memilih Pak Seno Aji secara aklamasi,” ujar Ego Arifin.

Ego menjelaskan, sebelum ditetapkan sebagai Ketua Umum IPSI Kaltim, Seno Aji telah memastikan seluruh persyaratan organisasi dipenuhi, termasuk mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IPSI yang melarang rangkap jabatan sebagai pimpinan organisasi cabang olahraga bela diri lainnya.

Sebagai bentuk komitmen, Seno Aji mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kalimantan Timur melalui surat pengunduran diri tertanggal 24 Juli 2026.

Pengunduran diri tersebut juga telah disahkan oleh Pengurus Besar (PB) FORKI melalui Surat Pengesahan Nomor 238/PB FORKI-Sekjen/VII/2026, sehingga status administratifnya dinyatakan sah dan tidak lagi merangkap jabatan.

Musorprov X IPSI Kaltim dibuka secara resmi oleh Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) IPSI, Sunarno. Dalam forum tersebut, Seno Aji secara resmi menerima estafet kepemimpinan dari Andi Harun yang telah menyelesaikan masa baktinya sebagai Ketua Umum IPSI Kaltim periode 2022–2026.

Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum, Seno Aji menegaskan komitmennya untuk meningkatkan prestasi pencak silat Kalimantan Timur melalui penguatan empat pilar utama yang akan menjadi dasar pembinaan organisasi dan atlet.

Selain itu, ia bertekad menyatukan seluruh perguruan pencak silat di Kalimantan Timur agar semakin solid dalam menghadapi berbagai ajang nasional.

Menurutnya, kekompakan seluruh elemen menjadi kunci untuk mewujudkan target besar IPSI Kaltim, yakni meraih prestasi maksimal dan mendominasi perolehan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!