INFOBERAUKU – Gerak cepat dilakukan jajaran Koramil 0902-05/Sambaliung bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau dan kepolisian setelah ditemukan kebakaran lahan di Jalan Trans Bangun RT 16, Kelurahan Sambaliung, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Minggu (16/8/2026).
Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WITA saat Babinsa Koramil 0902-05/Sambaliung melaksanakan monitoring wilayah.
Dari hasil pemantauan, api membakar lahan seluas sekitar setengah hektare yang masih berupa semak belukar dan tanah gambut.Lahan tersebut diketahui milik Supran, warga yang berdomisili di Jalan Murjani. Tidak terdapat tanaman produktif yang terbakar karena area yang terdampak merupakan semak belukar dan tanah gambut.
Mendapati kondisi tersebut, Babinsa bersama personel Koramil Sambaliung langsung berkoordinasi dengan BPBD Berau dan pihak kepolisian untuk melakukan penanganan di lokasi.
Sebanyak 10 personel pemadam BPBD Berau dikerahkan dengan satu unit kendaraan pemadam berkapasitas 8.000 liter. Selain itu, dua personel Koramil Sambaliung dan dua personel kepolisian turut membantu proses pemadaman.

Danramil 0902-05/Sambaliung, Kapten Arm. Rudi Cahyono, mengatakan respons cepat dilakukan untuk mencegah api meluas, terlebih kondisi lahan yang terdapat semak belukar dan tanah gambut berpotensi membuat api kembali menyala.
“Begitu Babinsa mengetahui adanya kebakaran, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD dan kepolisian untuk segera menuju lokasi. Hal ini dilakukan agar api tidak semakin meluas dan dapat ditangani secepat mungkin,” ujar Rudi.
Menurutnya, sinergi antarpersonel di lapangan menjadi salah satu kunci dalam penanganan kebakaran lahan.
“Alhamdulillah, berkat koordinasi dan kerja sama semua pihak, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.15 WITA. Kami juga mengingatkan masyarakat di sekitar lokasi agar tidak melakukan pembakaran saat membuka atau mengolah lahan,” tegasnya.
Rudi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pengelolaan lahan.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membakar lahan sembarangan karena api dapat dengan cepat menjalar, terutama pada lahan yang terdapat semak belukar dan gambut,” katanya.
Penanganan kebakaran lahan tersebut berlangsung aman dan lancar. Petugas selanjutnya melakukan pemantauan guna memastikan tidak terdapat titik api yang kembali muncul.(*)
Editor : Dimas
