BERAU — Polsek Gunung Tabur, Polres Berau, memperkuat langkah antisipasi menghadapi dampak musim kemarau di wilayah Kecamatan Gunung Tabur. Upaya dilakukan secara terpadu, mulai dari penyaluran bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan hingga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Langkah tersebut dilakukan bersama unsur Forkopimcam, pemerintah kelurahan, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), UPTD KPHP Berau Utara serta Manggala Agni.

Dalam penanganan dampak kekeringan, Polsek Gunung Tabur melaksanakan bakti sosial penyaluran air bersih kepada masyarakat Kelurahan Gunung Tabur. Kegiatan dilaksanakan pada 18 dan 21 Agustus 2026 menyusul kondisi warga yang mengalami keterbatasan sumber air bersih akibat musim kemarau.
Pada Jumat (21/8), Kapolsek Gunung Tabur Iptu Alan Firdaus, S.Sos., S.H., M.Si. bersama unsur Forkopimcam dan jajaran terkait turun langsung dalam kegiatan penyaluran air bersih di RT 007, RT 009 dan RT 012 Kelurahan Gunung Tabur.
Sebanyak 102 kepala keluarga telah menerima bantuan air bersih pada kegiatan tersebut. Masing-masing keluarga mendapatkan alokasi 500 liter air bersih yang disalurkan menggunakan dua unit truk tangki Damkarmat berkapasitas 5.000 liter.
Bantuan ini menjadi respons cepat Polsek Gunung Tabur bersama unsur terkait terhadap kondisi warga yang sebagian wilayahnya belum terjangkau jaringan PDAM. Masyarakat masih mengandalkan sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Penyaluran air bersih sebelumnya juga dilakukan pada Selasa (18/8) di RT 009 Kelurahan Gunung Tabur. Kegiatan tersebut melibatkan Kapolsek Gunung Tabur, Camat Gunung Tabur, Danramil, lurah, personel Polsek, Damkarmat serta unsur masyarakat.
Polsek Gunung Tabur memastikan distribusi bantuan air bersih akan dilakukan secara berkala sebagai langkah mengantisipasi dampak kemarau dan kekeringan yang masih berlangsung.
Tak hanya persoalan air bersih, Polsek Gunung Tabur juga meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla.
Pada Sabtu (22/8), personel Polsek Gunung Tabur bersama KPHP Berau Utara dan Manggala Agni melaksanakan patroli siaga karhutla dari Posko Siaga Karhutla Kampung Batu-Batu.
Patroli diawali briefing mengenai teknis penanganan karhutla. Selanjutnya, personel bergerak melakukan pemantauan sekaligus mendatangi titik hotspot yang terdeteksi.
Dalam kegiatan tersebut ditemukan dua titik hotspot di wilayah PT Fuji dan PT BJE, Kampung Kasai, Kecamatan Tanjung Batu. Kedua titik tersebut teridentifikasi berukuran sedang dan langsung dilakukan penanganan pemadaman oleh tim di lapangan.

Patroli melibatkan dua personel Polsek Gunung Tabur, satu personel TNI, tujuh personel KPHP Berau Utara serta dua personel Manggala Agni. Setelah kegiatan patroli dan penanganan berlangsung hingga sore hari, seluruh personel kembali ke posko untuk melaksanakan apel konsolidasi.
Untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi karhutla, Polsek Gunung Tabur juga melakukan pengecekan Posko Karhutla UPTD KPHP Berau Utara pada Jumat (21/8).
Pengecekan tersebut dilakukan Kapolsek Gunung Tabur bersama Camat, Danramil, staf kecamatan dan personel Damkarmat. Selain memastikan kondisi posko, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi dan sinergitas antarinstansi.
Kesiapan personel dan sarana pendukung menjadi perhatian agar penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Kecamatan Gunung Tabur.
Pada hari yang sama, Polsek Gunung Tabur bersama Forkopimcam juga melakukan koordinasi dan memberikan dukungan BBM untuk unit pemadam di Posko Merancang.

Dukungan tersebut diberikan untuk menunjang operasional dan mobilisasi unit pemadam, sehingga dapat bergerak cepat ketika dibutuhkan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Kapolsek Gunung Tabur bersama unsur Forkopimcam terus mendorong penguatan koordinasi lintas sektor. Langkah tersebut dinilai penting mengingat musim kemarau tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan potensi terjadinya karhutla.
Melalui penyaluran air bersih, patroli hotspot, pengecekan posko hingga dukungan operasional pemadam, Polsek Gunung Tabur menunjukkan respons aktif dalam menghadapi dampak musim kemarau sekaligus memperkuat kesiapsiagaan karhutla di wilayah hukumnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Pemantauan serta kesiapsiagaan di lapangan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan cepat terhadap dampak musim kemarau di Kecamatan Gunung Tabur.(*)
Editor : Dimas
