Kementerian PKP Tinjau Pembangunan Rumah Layak Huni CSR PT Berau Coal, Dukung Target Program 3 Juta Rumah

BERAU – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Kalimantan II meninjau pelaksanaan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) yang didanai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Berau Coal di Kabupaten Berau.

Kunjungan tersebut dipimpin Kasubdit Perkotaan Kementerian PKP bersama jajaran BP3KP Kalimantan II sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau langsung progres pembangunan rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah lingkar operasional PT Berau Coal. Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan sektor swasta terhadap percepatan Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.

Kepala BP3KP Kalimantan II, Anggoro Putro, mengapresiasi komitmen PT Berau Coal yang mengalokasikan dana CSR untuk pembangunan rumah layak huni. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha memiliki peran penting dalam mendukung percepatan penyediaan rumah bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi komitmen PT Berau Coal yang telah berkontribusi melalui program CSR untuk pembangunan rumah layak huni. Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan agar target penyediaan rumah bagi masyarakat dapat tercapai,” ujarnya.

Selain melakukan peninjauan lapangan, rombongan juga menggelar diskusi bersama Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta manajemen PT Berau Coal. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dan peluang pengembangan program penyediaan hunian layak di Kabupaten Berau.

Manager Community Development PT Berau Coal, Reza Hermawan, menjelaskan bahwa perusahaan menargetkan pembangunan 105 unit Rumah Layak Huni pada tahun ini. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun 500 unit rumah dalam kurun waktu lima tahun melalui pendanaan CSR.

Usai diskusi, rombongan melanjutkan kunjungan ke sejumlah rumah yang telah selesai dibangun dan telah ditempati oleh masyarakat penerima manfaat. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas bangunan sekaligus melihat langsung dampak program terhadap peningkatan kualitas hidup warga.

Program Rumah Layak Huni yang dijalankan PT Berau Coal diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, aman, dan sehat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan kawasan permukiman di Kabupaten Berau.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!