Dapat Janji Bantuan Alkes dari Gubernur, RSUD Baru Berau Diminta Tak Lagi Jadi ‘Gedung Menunggu’

Sumber Prokopim Berau

INFOBERAUKU – Kunjungan mendadak Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud ke gedung baru RSUD Tanjung Redeb, Senin (15/6/2026), membawa angin segar bagi percepatan operasional rumah sakit yang hingga kini masih belum melayani masyarakat secara penuh.

Didampingi Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, orang nomor satu di Kalimantan Timur itu meninjau langsung kesiapan fasilitas rumah sakit yang dibangun dengan anggaran besar dan digadang-gadang menjadi pusat layanan kesehatan modern di Kabupaten Berau.

Dalam peninjauan tersebut, Rudy Mas’ud menyatakan komitmennya untuk membantu Pemerintah Kabupaten Berau memenuhi kebutuhan alat kesehatan (alkes) yang masih menjadi salah satu kendala utama sebelum rumah sakit dapat beroperasi secara optimal.

“Kami berharap rumah sakit ini segera difungsikan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pemerintah Provinsi siap membantu melalui dukungan anggaran, khususnya untuk pengadaan alat kesehatan yang dibutuhkan,” ujar Rudy.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai pertanyaan publik yang selama ini mempertanyakan kapan gedung megah RSUD baru benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat. Pasalnya, meski bangunan fisik telah lama berdiri dan tampak siap digunakan, operasional rumah sakit masih tertahan karena sejumlah kebutuhan pendukung yang belum terpenuhi.

Di sisi lain, Bupati Berau Sri Juniarsih mengapresiasi perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terhadap sektor kesehatan di Bumi Batiwakkal.

Menurutnya, dukungan gubernur menjadi dorongan besar bagi pemerintah daerah untuk menuntaskan berbagai persiapan yang masih berjalan, mulai dari pengadaan alat kesehatan, pemenuhan tenaga kesehatan, hingga penyelesaian administrasi pelayanan.

“Nilai kebutuhan alat kesehatan cukup besar sehingga tidak seluruhnya bisa ditanggung melalui APBD Kabupaten. Karena itu dukungan dari Pemerintah Provinsi sangat membantu percepatan operasional rumah sakit ini,” kata Sri Juniarsih.

Selain persoalan alat kesehatan, Pemkab Berau juga tengah menyelesaikan proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan agar nantinya masyarakat peserta JKN dapat langsung mengakses layanan di RSUD baru tersebut.

Meski demikian, harapan masyarakat kini tidak lagi sekadar mendengar janji percepatan. Kehadiran rumah sakit baru yang selama ini dinanti diharapkan segera diikuti dengan kepastian waktu operasional. Sebab, sebesar apa pun investasi pembangunan gedung kesehatan, manfaatnya belum akan dirasakan apabila pelayanan kepada pasien belum berjalan.

Dengan adanya komitmen bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, publik tentu berharap tidak ada lagi alasan yang menghambat operasional RSUD Tanjung Redeb. Masyarakat Berau membutuhkan layanan kesehatan yang nyata, bukan sekadar bangunan megah yang terus menunggu untuk digunakan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!