Wabup Berau Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Pelaku Usaha Diminta Aktif Berpartisipasi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis untuk memetakan kondisi dan perkembangan dunia usaha di daerah. Pencanangan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, di Ruang Rapat Bapelitbang, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya rangkaian pendataan ekonomi yang akan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas usaha yang berkembang di Kabupaten Berau.

Dalam sambutannya, Gamalis menegaskan bahwa data ekonomi yang akurat sangat dibutuhkan pemerintah sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Menurutnya, kondisi ekonomi saat ini terus mengalami perubahan yang cepat sehingga pemerintah memerlukan informasi yang valid untuk membaca peluang maupun tantangan yang ada.

“Melalui sensus ini, pemerintah dapat mengetahui secara lebih jelas kondisi riil dunia usaha, mulai dari usaha mikro hingga skala besar, sehingga kebijakan yang diambil nantinya benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha,” ujarnya.

Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya mencakup sektor usaha konvensional, tetapi juga akan mendata perkembangan usaha berbasis digital yang semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Selain itu, pendataan juga menyentuh berbagai sektor usaha yang memiliki kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.

Hasil sensus nantinya diharapkan mampu menjadi rujukan dalam penyusunan program pembangunan, peningkatan daya saing usaha, penguatan UMKM, hingga menarik minat investasi ke Kabupaten Berau.

Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk memberikan informasi yang benar dan lengkap saat proses pendataan berlangsung. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan sensus dalam menghasilkan data yang berkualitas.

Dengan tersedianya data yang akurat dan terkini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap arah pembangunan ekonomi daerah dapat lebih terukur, berkelanjutan, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!