Wakil Ketua II DPRD Berau Sumadi Tegaskan Sikap Tolak LGBT di Bumi Batiwakkal

BERAU – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menegaskan sikap lembaganya yang menolak praktik maupun penyebaran paham Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Kabupaten Berau. Menurutnya, sikap tersebut didasari komitmen untuk menjaga nilai-nilai agama, adat istiadat, budaya, dan norma sosial yang selama ini menjadi pedoman kehidupan masyarakat di Bumi Batiwakkal.

Pernyataan tersebut disampaikan Sumadi saat ditemui di Kantor DPRD Berau, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Bedungun, baru-baru ini. Ia mengatakan, seluruh anggota DPRD Berau memiliki pandangan yang sama terkait isu tersebut.

“Kalau kami dari anggota DPRD jelas menolak. Jangan sampai banyak kebaikan yang kita lakukan justru mendatangkan murka Allah,” ujar Sumadi.

Menurut politisi PKS itu, perilaku LGBT dinilai tidak sejalan dengan ajaran agama maupun nilai budaya yang telah lama dijunjung tinggi oleh masyarakat Berau. Karena itu, ia menilai seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan sosial agar tetap sesuai dengan norma yang berlaku.

Sumadi juga menyampaikan pandangannya dengan merujuk pada kisah-kisah dalam ajaran agama yang menurutnya menjadi pelajaran bagi umat manusia agar tidak membiarkan perilaku yang dianggap menyimpang berkembang di tengah masyarakat.

“Sudah ada sejarahnya. Siapa yang membiarkan LGBT akan ditimpa musibah. Karena itu kami jelas menolak,” katanya.

Selain menegaskan sikap penolakan, Sumadi mengimbau masyarakat untuk berperan aktif apabila mengetahui adanya dugaan praktik LGBT maupun dugaan pernikahan sesama jenis di lingkungan sekitar. Ia meminta informasi tersebut disampaikan kepada tokoh masyarakat, pemerintah setempat, ataupun aparat yang berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kepada masyarakat Berau, apabila mengetahui adanya dugaan praktik LGBT, termasuk pernikahan sesama jenis, silakan melaporkannya kepada tokoh masyarakat maupun pihak yang berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sumadi memastikan DPRD Berau akan tetap konsisten menyuarakan sikap tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga nilai-nilai religius, budaya lokal, serta norma yang berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Berau.

Ia berharap seluruh lapisan masyarakat dapat bersama-sama menciptakan lingkungan sosial yang kondusif dan tetap berpegang pada nilai-nilai yang diyakini masyarakat Berau.

“Komitmen kami di DPRD sudah jelas. Kami akan terus mengawal penolakan ini. Sikap kami tetap sama, yaitu menolak,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!